Bekerja Sepenuh Hati

Bekerja Sepenuh Hati
Oleh : Joni *

Pada acara CIT-SECO MBOS Event 2009 dengan tema “Excellence and High Performance with MBOS” di Gading Raya Sport Club, Pak Anton Mailoa memberikan penjelasan mengenai makna dari “Excellence” dan “High Performance”. Ternyata arti kata “Excellence” yang dimaksudkan adalah agar kita bekerja dengan sepenuh hati. Apapun yang dikerjakan dengan sepenuh hati, keseriusan, fokus dan totalitas akan menghasilkan kualitas prima. Dan tentunya High Performance akan bisa diraih oleh mereka yang bekerja dengan segenap hatinya.

Bicara tentang “bekerja dengan sepenuh hati”, banyak tujuan atau alasan yang bisa ditemukan ketika seseorang bekerja. Mungkin dengan alasan untuk mendapatkan uang, pengalaman, posisi atau gengsi dan beberapa tujuan lainnya. Ada sebagian orang yang hanya mau bekerja dengan sungguh-sungguh berdasarkan materi yang akan diperoleh. Jadi mereka baru mau mengeluarkan kemampuan atau potensi yang dimiliki apabila ada reward yang bisa mereka dapatkan. Mereka mengukur dahulu uang yang akan diperoleh, baru mengeluarkan kemampuan yang dimilikinya. Akibatnya hasil kerja mereka pun akan mengecewakan. Orang-orang tipe ini bekerja setengah hati, tanpa rasa antusias. Mereka enggan memberi yang terbaik karena di pikiran mereka yang penting adalah penghasilan yang diperoleh. Padahal upah bekerja bukan hanya uang, tetapi juga bisa berupa kepuasan bekerja, pengalaman, pengetahuan, dll.

Dalam Seminar “To be The Master of Your Money” yang dibawakan oleh Pak Rusmin Lesmana, juga ditekankan bahwa apapun yang kita kerjakan janganlah memikirkan tentang uangnya karena uang bukanlah sebagai tujuan hidup dan bukan merupakan bukti kesuksesan kita. Jadi jelaslah bahwa uang bukan jaminan kebahagiaan. Kalau begitu, kenapa segala sesuatu harus dipikirkan dari uang ataupun diukur dari materi. Jika kita bisa bekerja total dan menggunakan hati, hidup akan jadi lebih berarti. Pendapatan yang berlimpah dengan sendirinya akan mengikuti.

Selain atas dasar materi, faktor lain yang sering kali menjadi halangan terbesar dalam bekerja adalah kondisi mental kita. Kurang antusias ataupun perasaan tidak mood bekerja merupakan contoh bekerja tidak dengan sepenuh hati yang akhirnya akan menjadi penghalang kesuksesan kita. Jika kita yakin dengan kemampuan kita dan mau bekerja dengan sepenuh hati, maka apapun halangannya akan dapat kita atasi. Bekerja dengan tekun juga merupakan salah satu contoh bekerja dengan sepenuh hati. Ketekunan adalah kemampuan untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Orang yang memiliki ketekunan untuk tetap berusaha pasti mempunyai sifat pantang menyerah dan terus bekerja giat dengan sepenuh hati untuk mencapai kesuksesan.

Sebuah kesempatan bisa menjadi titik balik yang luar biasa di dalam hidup kita. Maka mulai hari ini, cobalah kita pergunakan kesempatan yang ada untuk merealisasikan kesuksesan kita dengan BEKERJA SEPENUH HATI. Kita akan merasa diri berarti ketika orang lain juga bisa menikmati hasil karya kita. Dan uang serta reward dengan sendirinya akan datang mengikuti apabila kita bekerja dengan segenap hati dan penuh dedikasi. Jadi jelaslah bekerja dengan sepenuh hati akan mentransformasikan kita menjadi pribadi yang mampu meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup.

“Doing nothing and idling time away consumes our life. Giving to others with total dedication creates our life.” (Master Cheng Yen)

This article has also been published in MBOS Mania News – 2nd Edition, Page 12-13, Jun 2009
 

1 Comment »

  1. Hi, Joni…you got the point.

    Let us do it right from the beginning.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: