ERP’s Role in Business Competition

ERP’s Role in Business Competition
Oleh : Joni

Teknologi informasi (TI) sudah menjadi bagian dari perkembangan dunia bisnis sekarang ini.  Hal ini terlihat dari peranan TI yang sangat sentral dalam menunjang proses bisnis sehari-hari. Perubahan-perubahan yang sangat cepat terjadi di dunia  bisnis membuat TI menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan dunia bisnis dan merupakan infrastruktur yang penting bagi perusahaan itu dalam memberikan keuntungan kompetitif.

Dengan adanya TI dalam dunia bisnis, menjadikan proses bisnis pada perusahaan menjadi mungkin atau “Businnes Enabler”. Bahkan peningkatan keunggulan kompetitif perusahaan terletak pada kecepatan proses implementasi TI sehingga banyak perusahaan “rela” mengeluarkan biaya besar untuk memperbarui infrastruktur TI-nya disamping karena tuntutan sistem dan aplikasi yang mereka hadapi.

Untuk menunjang proses bisnis tersebut biasanya perusahaan cenderung mengimplementasikan software ERP (Enterprise Resource Planning), dimana ERP itu adalah merupakan kumpulan software yang terdiri dari berbagai fungsi yang berbeda pada suatu perusahaan seperti : Finance, Manufacturing, Sales, Distribusion, Logistic, Human Resources dan lain-lain dalam sebuah database terpadu. Software ini juga menyediakan analisa terhadap data untuk perancangan produksi, perkiraan penjualan, menganalisa kualitas, membuat analisa laporan keuangan dan yang paling penting adalah mampu mengkosolidasikan laporan dari berbagai unit yang berbeda.

ERP merupakan sistem yang terintegrasi, sehingga seluruh bagian perusahaan dapat terintegrasi dan memiliki kontrol yang baik.  Dengan demikian tentunya arus informasi dari setiap level manajemen dapat berjalan dengan lancar, sehingga proses bisnis pada akhirnya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diinginkan. Karakteristik software ini bersifat Modular Open, Komprehensif dan Fleksibel yang berarti bahwa software ini dapat mendukung berbagai fungsi pada perusahaan dalam skala besar serta bisa merespon berbagai perubahan yang dibutuhkan oleh perusahaan dan dapat di-customize sesuai dengan bidang bisnis perusahaan tersebut. Karena software ini memiliki feature yang komprehensif, fleksibel dan dapat mengintegrasikan seluruh resurces perusahaan ke dalam suatu sistem, maka dengan mengunakan software ini, perusahaan dapat memperkecil biaya operasi dan juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja perusahaan.

Contoh software ERP ini adalah :  ORACLE, SAP,  BAAN, People Soft, IFS, JD Edward’s dan lain-lain. Contoh yang disebutkan tadi relatif lebih mahal dan lebih kompleks sistemnya serta membutuhkan waktu yang cukup lama untuk implementasinya. Kemudian ada juga beberapa jenis ERP untuk level yang menengah seperti Solomon, Scala, AccPac dan lain-lain. Rata-rata semua software tersebut mendukung teknologi client server, menggunakan SQL (Structured Query Language), serta mempunyai kemampuan multi-company, multi-currency, multi-warehouse, multi-user dan real-time transaction. Hal-hal di atas menyebabkan sistem ERP banyak memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh software lainnya. Kelebihan- kelebihan itu antara lain seperti biaya operasi yang relatif lebih murah, integrasi serta kontrol data yang lebih baik, efisiensi waktu pengambilan keputusan serta konsolidasi software.

Di negara-negara yang baru berkembang seperti Indonesia, software ERP ini masih jarang digunakan karena mengingat biaya implementasinya yang sangat mahal dan masih kurangnya sumber daya manusia yang trampil serta waktu implementasinya juga cukup lama. Masalah-masalah seperti ini dapat ditekan dengan penggunaan ASP (Application Servis Provider) dengan menyewa server beserta aplikasinya sehingga mengurangi biaya instalasi, implementasi serta pembelian hardware dan software yang relatif mahal. Di negara maju seperti Singapura dan Amerika Serikat sudah banyak ASP yang menyewakan software aplikasi, seperti aplikasi messaging, spreadsheet, database, keuangan, akuntansi,dll. Bahkan di internet pun sudah bisa kita jumpai situs-situs web yang menyewakan aplikasi office, scanning virus, manajemen proyek dll. Tentunya hal ini tidak bisa diartikan bahwa ERP sudah tidak digunakan lagi.

Karena perkembangan TI yang begitu pesat, setiap saat  sangat dituntut untuk selalu mengikuti trend perkembangan tersebut serta adanya kemauan untuk terus belajar agar menjadi profesional yang dapat bersaing dalam dunia TI maupun dunia bisnis. Banyak yang mengatakan bahwa persaingan bisnis hanya sejauh penekanan tombol mouse. Disini terlihat pengaruh TI yang begitu kuat dan besar. Setiap hari, bahkan setiap detik, informasi dari setiap divisi perusahaan harus diketahui dan dikontrol oleh eksekutif sehingga ia dapat mengetahui perkembangan perusahaannnya maupun kompetitornya. Dengan demikian maka kesempatan atau peluang-peluang bisnis yang ada dapat direbut sehingga bisa memenangkan persaingan bisnis yang kian ketat . Jadi tidak salah bila kemudian ada ungkapan yang menyatakan bahwa, “Siapa yang menguasai informasi, dia akan bisa menguasai dunia.”

This article has also been published in Grant Thornton News Letter, February 2002

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: